The Dream of a Cockspur: Cosmic Horor di Pulau Terpencil dengan Visual Stop-Motion
Penggemar cosmic horror dan game point-and-click akan dimanjakan dengan kehadiran The Dream of a Cockspur yang dirilis pada 22 Juli di Steam. Game indie yang dikembangkan oleh solo-developer roccay ini menawarkan pengalaman surreal point-and-click di mana pemain harus memecahkan teka-teki dan mengungkap rahasia di sebuah pulau terpencil setelah sebuah benda langit misterius jatuh di sana. Pemain berperan sebagai peneliti yang timnya menghabiskan dua minggu mempelajari benda misterius tersebut tanpa hambatan, namun segalanya menjadi kacau ketika kapal mereka satu-satunya alat untuk pulang, mengalami kerusakan. Terdampar di pulau tersebut, kejadian-kejadian aneh mulai terjadi dan pemain harus mencari tahu apakah seseorang sedang mensabotase misi, atau apakah ada horor tersembunyi yang mengintai di pulau tersebut. Untuk mendapatkan rekomendasi game horor dengan visual unik, kunjungi budi4d yang selalu menyajikan informasi terupdate tentang game-game indie.
Yang membuat The Dream of a Cockspur semakin istimewa adalah pendekatan visualnya yang unik. Pengembang, roccay, yang awalnya mengambil jurusan molekuler dan patologi, menciptakan game ini dengan pengaruh dari karya-karya surealis, animasi stop-motion menggunakan tanah liat, dan objek plester. Trailer game ini menunjukkan adegan kapal yang pecah yang awalnya dibuat dalam 3D namun kemudian diganti dengan tanah liat karena dianggap kurang memuaskan. Bahkan, set tanah liat 40 warna yang dibeli untuk membuat animasi stop-motion menjadi bagian termahal dari pengembangan game. Pemain akan belajar tentang keadaan mereka saat berinteraksi dengan lingkungan, menemukan objek baru yang membuka pilihan dan perspektif karakter baru, sementara identitas pemain sendiri dan hubungan mereka dengan dunia tetap menjadi misteri. Di tengah ketidakpastian, seekor anjing terapi bernama Numnum memberikan kenyamanan bagi protagonis yang lelah, menambahkan elemen kehangatan di tengah horor yang menyelimuti.
Yang bikin The Dream of a Cockspur beda dari game point-and-click lain adalah visual stop-motion yang beneran dibuat dari tanah liat. Ini bukan sekadar gaya grafis—setiap adegan benar-benar dibangun dari bahan fisik, diframe demi frame. Hasilnya adalah estetika yang unik dan nggak bisa ditiru oleh game lain.
Latar belakang pengembang yang dulunya di bidang molekuler dan patologi juga bikin game ini punya pendekatan yang unik dalam hal cerita dan tema. Cosmic horror dengan sentuhan ilmiah dan surealis—ini kombinasi yang jarang ditemui dan bikin The Dream of a Cockspur terasa sangat orisinal.
Anjing terapi bernama Numnum di tengah horor yang mencekam juga jadi elemen yang menarik. Kehadiran hewan peliharaan di game horor sering jadi sumber ketegangan, tapi di sini justru jadi sumber kenyamanan. Ini adalah sentuhan yang bikin game ini terasa lebih manusiawi.
